BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) turunkan skuat terbaiknya di Kompetisi Futsal Tripartit (KFT) yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Dalam turnamen yang digelar pada 13-15 Juni tersebut, BPJAMSOSTEK bersaing dengan 18 tim lainnya yang berasal dari perwakilan Serikat Pekerja atau Buruh, Apindo, Kadin, Perusahaan, dan Kementerian Ketenagakerjaan. Seluruh tim tersebut bermain untuk memperebutkan hadiah total ratusan juta rupiah dan piala kejuaraan.

Karena digelar di tengah pandemi Covid-19, penyelenggara mewajibkan seluruh tim untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan. Seluruh pemain dan official wajib menjalani swab antigen serta cek suhu tubuh setiap hari, menggunakan masker selama berada di dalam area kompetisi, mencuci tangan dengan hand sanitizer atau di tempat yang sudah disediakan, serta dilarang membawa supporter ke tempat pertandingan.

Aturan main dalam kompetisi ini juga sudah disesuaikan, sehingga diharapkan para pemain dapat saling bersinergi dengan menjunjung tinggi rasa solidaritas dan kekeluargaan.

“Dengan mengikutsertaan tim futsal BPJAMSOSTEK pada kompetisi ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi dengan seluruh stakeholder yang turut berlaga di sini, kami juga berkomitmen untuk mematuhi seluruh aturan main serta protokol kesehatan yang telah diwajibkan oleh pihak penyelenggara,” ungkap Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJAMSOSTEK Irvansyah Utoh Banja.

Setelah memenangkan seluruh laga di fase penyisihan hingga semi final, BPJAMSOSTEK berhasil melaju ke babak final dan melawan tim futsal dari K-SPSI 1973. Namun dalam pertandingan pamungkas tersebut BPJAMSOSTEK harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 7-3, dengan demikian tim futsal BPJAMSOSTEK keluar sebagai runner up dan berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp25 juta. Sedangkan untuk podium ketiga ditempati oleh tim futsal dari K-KASBI yang berhasil mengalahkan (K)-SBSI dengan kedudukan 6-3.

“Kami puas dengan hasil yang diperoleh dan mengucapkan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah berjuang hingga akhir. Selain itu kami juga mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi ini dengan tetap mengedepankan fair play serta tetap patuh pada protokol kesehatan. Semoga agenda ini diadakan secara berkala sehingga seluruh stakeholder dari unsur tripartit memiliki hubungan yang solid,” tutup Utoh. (RO/OL-10)






Sumber Berita

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *