TRANSFORMASI ekonomi merupakan salah satu langkah untuk menopang basis pertumbuhan ekonomi yang sehat. Pemulihan dan transformasi ekonomi perlu berjalan beriringan sebagai satu langkah sinergi dalam mengakselerasi kegiatan di sektor riil serta kembali mengarahkan kinerja ekonomi ke lintasan pertumbuhan potensialnya.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) sekaligus Ketua Bidang II untuk Kajian dan Perumusan Kebijakan Pengurus Pusat ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) Dody Budi Waluyo menyampaikan hal itu dalam pembukaan diskusi publik BIā€“ISEI Kawasan Timur Indonesia (KTI) secara virtual, Rabu (28/7). Dody menyampaikan terdapat tiga hal yang perlu dicermati oleh para anggota ISEI dalam mendukung penguatan fondasi ekonomi melalui kebijakan reformasi struktural, salah satunya produktivitas sebagai upaya peningkatan output.

Dalam hal ini, pengukuran terhadap produktivitas dibandingkan output juga perlu senantiasa direvaluasi sehingga hasilnya bisa dikonversi tidak hanya dari kuantitas tetapi juga kualitas pekerjaan. Selain produktivitas, kualitas sumber daya manusia dan tenaga kerja memegang peranan penting dalam peningkatan daya saing sejalan dengan penggunaan teknologi digital dan otomasi yang semakin luas di kalangan industri.

Ketiga, dari sisi kapital, kebijakan untuk menarik dan mempermudah investasi perlu dilakukan untuk mendorong peranan swasta yang lebih optimal dalam pembiayaan pembangunan. Di daerah, peningkatan akumulasi kapital antara lain ditopang oleh pembangunan infrastruktur, terutama konektivitas dan penyediaan energi.

Baca juga: CORE Prediksi Pertumbuhan Triwulan II 4,5% – 5,5%

Perlu diketahui, diskusi publik BI-ISEI KTI mengangkat tema Memperkuat Modalitas Dalam Rangka Implementasi Kebijakan Reformasi Struktural untuk Menjaga Stabilitas Pertumbuhan dilaksanakan pada 27-28 Juli 2021 serta menghadirkan narasumber Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad Alhaddar dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. Rangkaian kegiatan diskusi publik BI-ISEI KTI merupakan rangkaian kegiatan menuju Kongres ISEI XXI Agustus 2021 di Makassar, setelah dilakukan diskusi publik di Sumatra dan Jawa. (OL-14)






Sumber Berita

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *