TRIBUNNEWS.COM – Menteri Sosisal Tri Rismaharini turun tangan langsung melihat proses penyaluran bantuan sosial di Pekalongan, Jawa Tengah.

Risma menyebutkan, saat ini sudah banyak masyarakat yang telah menerima bantuan sosial dari pemerintah.

“Yang pertama kita pengen liat apakah penyaluran bantuan sosial ini sudah diterima oleh penerima manfaat. Jadi mulai bantuan sosial dalam bentuk tunai maupun beras. Nanti kita lihat, sudah banyak yang diterima, sudah proses,” kata Risma dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Rabu (28/8/2021).

Meski demikian, mantan Wali Kota Surabaya ini menemukan ketidaksesuaian antara bantuan yang diberikan dan bantuan yang diterima masyarakat.

Baca juga: Ada Temuan Masalah di Penyaluran Bansos Sembako, Mabes Polri Lakukan Pendalaman

Ketidaksesuaian itu pun tak hanya terjadi di Pekalongan saja, tapi juga di beberapa daerah lainnya.

Untuk itu Risma berjanji akan mendalami masalah tersebut bersama timnya dan Mabes Polri.

“Memang ini ada masalah di bantuan sembako, di mana memang penerima manfaat ini, bukan hanya di sini. Termasuk beberapa daerah yang saya kunjungi memang ada ketidaksesuaian.”

“Antara yang harusnya diterima Rp 200 ribu dengan barang yang mereka dapat. Saya di sini dengan beberapa tim, termasuk dari Mabes Polri, yang akan mendalami ini,” imbuhnya.

Baca juga: Antisipasi Tindakan Korupsi Bansos, Menteri Risma Terapkan Tiga Langkah Strategis ini

Menurut Risma, mengubah bantuan tunai menjadi paket sembako adalah sebuah pelanggaran.

Ia berpendapat, masyarakat penerima bantuan tersebut memiliki kebebasan untuk membelanjakan uang tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka.





Sumber Berita

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *