DALAM era pandemi covid-19, UMKM sedang mengalami berbagai permasalahan seperti penurunan penjualan, permodalan, distribusi terhambat, kesulitan bahan baku, PHK, dan produksi menurun. Hal-hal ini menjadi ancaman bagi perekonomian nasional karena UMKM sebagai penggerak ekonomi domestik dan penyerap tenaga kerja.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Widjaja Kamdani mengatakan bahwa sektor usaha yang bakal terkena dampak terhadap kebijakan PPKM akan sama seperti sektor-sektor yang terimbas pengetatan sebelumnya. Misalnya sektor ritel, restoran, transportasi/angkutan umum dan sektor jasa lain seperti jasa pariwisata, hiburan, serta sektor yang membutuhkan interaksi langsung dengan konsumen.

Untuk kembali bangkit dalam kondisi ini diperlukan solusi dan pemulihan melalui langkah prioritas jangka pendek yaitu menciptakan kegiatan dan mendorong masyarakat beralih ke platform digital (online) untuk memperluas kemitraan. Upaya lain yaitu melalui kerja sama dalam pemanfaatan inovasi dan teknologi yang dapat menunjang perbaikan mutu dan daya saing produk, proses pengolahan produk dan kemasan, dan sistem pemasaran.

Dalam hal ini, Exabytes Indonesia berinovasi untuk membantu pergerakan roda perekonomian, terutama para UMKM. Dengan semangat mengedukasi para UMKM di era pandemi, Exabytes Indonesia menghadirkan event tahunan berskala nasional SME DigitalFest 2021 untuk mendukung gerakan UMKM go digital.

Dengan tema SME DigitalFest: Digital Transformation of Business 2.0, acara ini akan menjadi konferensi yang sangat interaktif dan akan menyampaikan informasi terbaru mengenai perkembangan terkini UMKM/UKM di Indonesia. Tak hanya itu, event ini akan memberikan ilmu bermanfaat, wawasan menarik, kiat-kiat, tren terkini untuk menjalani bisnis secara online di era pandemi, hingga kisah yang menginspirasi dengan para pakar yang telah berkecimpung dalam online business.

Country Manager Exabytes Indonesia Indra Hartawan mengatakan acara itu kembali dihadirkan dengan harapan dapat membantu UMKM bangkit dalam era pandemi dan dapat membuka peluang seluas-luasnya bagi industri untuk lebih inovatif dan kreatif dalam memaksimalkan sumber daya teknologi yang ada. “Kami siap membantu para UMKM/UKM menghadapi inovasi teknologi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (28/7). 

Mulai dari CEO, founder brand terkenal, hingga para ahli di bidangnya akan hadir dalam acara SME DigitalFest yang siap memberikan pengalaman dan insight menarik. Para pembicara SME DigitalFest ialah William Yang (Vice Chairman of IT & Fintech of Kadin), Indra Hartawan (Country Manager of Exabytes), Nur El Ikhsan (Founder of Bara Imaji), Rizqi Isnurhadi (Marketing Manager of Xendit), William Prahara (Business Development & Global Partnerships at Traveloka), Niko Julius (Founder of Socialmediamarketer.id), Senandhika Pascariyadi (Deputy Head OKK Sahabat UMKM, CEO of Warung Limarasa), Alby Padmakusumah (Co-Founder and Business Director at POT Branding House).

Baca juga: Jangan Cuma Punya Akun, UMKM Harus Segera Bertransaksi di Pasar Daring

SME DigitalFest akan dilaksanakan pada Sabtu (31/7) pukul 09.00-16.00 WIB. Event ini akan disiarkan secara online melalui Zoom dengan registrasi di website event Exabytes (https://www.exabytes.co.id/events/acara/sme-digitalfest-2021). Event ini gratis, tidak dipungut biaya apapun. (OL-14)






Sumber Berita

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *