VIVA – Proyek pembangunan Silocon Valley-nya Indonesia yaitu Bukit Algoritma telah resmi dimulai. Kawasan Ekonomi Khusus ini diperuntukan untuk menggenjot pengembangan dibidang teknologi ke depannya.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang konstruksi PT Amarta Karya (AMKA) dan Kiniku Bintang Raya KSO telah melakukan peletakan batu pertama (Ground Breaking) Bukit Algoritma di Cikidang, Sukabumi, Rabu, 9 Juni 2021. Kegiatan itu dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat.

Direktur Utama AMKA Nikolas Agung optimistis proyek ini dapat berjalan lancar sesuai rencana. Kemudian, dapat menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kualitas ekonomi 4.0, peningkatan pendidikan dan penciptaan pusat riset and development.

“Kami selaku kontraktor pelaksana yang dipercaya oleh Kiniku Bintang Raya KSO, merasa sangat antusias untuk segera memulai pembangunan pengembangan proyek Bukit Algoritma ini,” ujar Nikolas dikutp dari keterangannya, Kamis 10 Juni 2021.

Bukit Algoritma dibangun di atas lahan seluas 888 hektare. Proyek ini diperkirakan akan menelan biaya sebesar 1 miliar euro atau sekitar Rp18 triliun.

Baca juga: Heboh Sembako Kena PPN, YLKI: Kebijakan yang Tidak Manusiawi



Sumber Berita

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *