RumahCom – Kementerian PUPR terus mendorong pelaksanaan program sejuta rumah. Saat bulan puasa dan menjelang Hari Raya Idul Fitri di tengah berbagai kendala karena pandemi Covid-19, program sejuta rumah bisa tercapai mencapai 280.490 unit per 11 Mei 2021.

Pemerintah terus mendorong peningkatan suplai perumahan dalam program sejuta rumah per tahun yang dicanangkan sejak tahun 2015 lalu. Program perumahan merupakan salah satu program strategis nasional untuk memenuhi kebutuhan hunian khususnya bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Di tengah berbagai kendala khususnya karena pandemi Covid-19, program sejuta rumah terus didorong karena merupakan program yang pro rakyat. Hingga pertengahan bulan Mei 2021, capaian program rumah telah mencapai angka 280.490 unit.

“Di tengah berbagai kendala pandemi dan menjalankan bulan suci Ramadan, per tanggal 11 Mei 2021 lalu capaian program sejuta rumah telah tembus angka 280.490 unit. Ini juga sesuai dengan arahan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk terus mendorong program ini karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Khalawi Abdul Hamid, Dirjen Perumahan Kementerian PUPR.

Program sejuta rumah merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah terkait pemenuhan hunian bagi seluruh masyarakat sebagaimana diamanatkan UUD 1945. Di sisi lain, program perumahan tidak bisa dikerjakan sendiri oleh Kementerian PUPR karena membutuhkan keterlibatan semua pihak seperti pemerintah daerah, kementerian-lembaga terkait, sektor swasta, perbankan, hingga masyarakat penerima manfaat program perumahan.

Khalawi menyebut, program sejuta rumah pada dasarnya merupakan upaya pemerintah untuk menggerakkan berbagai stakeholder khususnya di sektor perumahan untuk menjadikan program perumahan sebagai gerakan untuk terus meningkatkan pembangunan perumahan bagi seluruh masyarakat khususnya kalangan MBR.

Karena itu program ini melibatkan banyak pihak dan memasukkan juga pembangunan yang dilakukan oleh sektor lain. Dari Kementerian PUPR sendiri target program perumahan terkait anggaran yang disalurkan yaitu 70 persen untuk kalangan MBR dan 30 persen untuk rumah non MBR.

Adapun capaian per tanggal 11 Mei sebanyak 280.490 unit, porsinya terdiri dari 91 persen rumah MBR dan 9 persen rumah non MBR. Angka ini juga diharapkan akan terus meningkat seiring situasi perekonomian yang terus membaik dan penanganan pandemi yang terus diprioritaskan oleh pemerintah termasuk dengan telah dilaksanakannya program vaksin.

Lebih rinci lagi, capaian program sejuta rumah yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR sebanyak 78.007 unit. Jumlah ini berasal dari pembangunan rumah susun sebanyak 1.989 unit, rumah khusus 3.939 unit, rumah swadaya 74.979 unit, dan dana alokasi khusus (DAK) perumahan sebanyak 646 unit.

Kementerian PUPR juga telah melaksanakan program peningkatan kualitas rumah tidak layak huni sebanyak 23.853 unit. Kemudian pembangunan yang dilaksanakan oleh kalangan pengembang sebanyak 149.936 unit dan pembangunan mandiri oleh masyarakat sebanyak 3.343 unit.

“Untuk pembunan rumah non MBR yang berasal dari kalangan pengembang rinciannya rumah tapak sebanyak 6.087 unit dan rumah susun 10.215 unit. Total rumah yang dibangun sebanyak 255.139 unit dan rumah non MBR 25.351 unit dan jumlah ini terus meningkat,” imbuh Khalawi.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah



Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *