loading…

MANOKWARI Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menegaskan, selain harus menyiapkan pasukan dalam rangka kegiatan pembinaan kekuatan dan penggunaan kekuatan operasi , pihaknya juga harus mampu memberikan kesejahteraan kepada anggota .

Hal tersebut dibuktikan dengan pembangunan rumah susun (rusun) untuk para prajurit, yang penggunaannya telah diresmikan dalam kompleks Makodam XVIII/Kasuari, Trikora Arfai 1, Manokwari , Papua Barat , Rabu (2/6/2021).

“Sebagai Panglima, saya tidak mau hanya menuntut-menuntut saja, tetapi saya juga harus memikirkan kesejahteraanmu. Itulah tanggung jawab saya sebagai seorang pemimpin. Apa yang bisa saya kerjakan, saya cari dan saya berikan kepada kalian,” tegasnya dalam acara peresmian Rusun, Rabu (2/6/2021).

Resmikan Rusun, Pangdam XVIII Kasuari: Saya Tak Mau Hanya Menuntut, Harus Beri Kesejahteraan

Baca juga: Hadapi Ancaman Kelompok Teroris OPM, Kodam XVIII/Kasuari Siapkan Pasukan Raider Khusus

Menurutnya, rusun ini adalah rusun kelima yang dibangun di kompleks Makodam XVIII/Kasuari di Manokwari dan rencananya ke depan akan dibangun Rusun yang keenam. Rusun seluas 708 meter dan bisa ditempati para prajurit yang sudah berkeluarga, sebanyak 36 KK (Kepala Keluarga). Didalamnya terdapat dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi, dan lain sebagainya.

“Hari ini kita dapat kesempatan untuk 36 KK bisa masuk di Rusun ini. Sekali lagi ini adalah langkah maju kita di bidang perumahan. Kebutuhan dasar manusia itu ada tiga, pertama kebutuhan pangan, kedua sandang, dan terakhir kebutuhan papan atau perumahan. Termasuk kita, kebutuhan seorang prajurit. Maka dengan dibangunnya rusun ini mudah-mudahan bisa melancarkan tugas kita semuanya,” kata Pangdam.

Resmikan Rusun, Pangdam XVIII Kasuari: Saya Tak Mau Hanya Menuntut, Harus Beri Kesejahteraan

Baca juga: 2 Senjata SS1 yang Dirampas KKB usai Membunuh Briptu Mario Sanoy Berhasil Disita Pasukan TNI-Polri

Dia menyebutkan, pihaknya mendesain rumah susun ini sejenis apartemen, sehingga bisa hidup nyaman, senang, dan betah di sini. Bukan berarti dengan adanya rumah susun ini kalian tidak bisa membina rumah tangga dan lain sebagainya.

Dengan rumah yang kecil (minimalis), para prajurit bisa sering berinteraksi dengan anak dan istri (keluarga), tetapi kalau rumahnya terlalu besar maka susah berkomunikasi. “Bagi keluarga-keluarga baru, dengan adanya rumah susun ini diharapkan kalian banyak berinteraksi, bagaimana kamu membina rumah tangga, bagaimana kamu mau mewujudkan mimpi-mimpimu,” sambungnya.

Mayjen I Nyoman Cantiasa tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut berperan dalam rangka mewujudkan Rusun tersebut, sekaligus berpesan kepada para penghuni Rusun agar merawat, memelihara, dan memanfaatkannya dengan baik.

Resmikan Rusun, Pangdam XVIII Kasuari: Saya Tak Mau Hanya Menuntut, Harus Beri Kesejahteraan

Baca juga: Pembakaran dan Baku Tembak antara Pasukan Elit TNI-Polri dengan KKB Terjadi saat Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga

Dalam kegiatan yang dihadiri Kasdam Brigjen TNI Djoko Andoko, Kapoksahli Pangdam Brigjen TNI Yusuf Ragainaga, serta para Asisten dan Kabalakdam XVIII/Kasuari ini dilakukan penyerahan kunci rumah kepada para prajurit yang akan menempati Rusun, yang secara simbolis diberikan kepada prajurit tertua (pangkat tertinggi) di sana, yakni Mayor Chb Yosep Hadiat, Dandenhubdam XVIII/Kasuari.

Kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita yang menandai pembukaan pintu Rusun dan pengecekan kondisi ruangan-ruangan didalam Rusun oleh Pangdam dan para pejabat Kodam XVIII/Kasuari.

(nic)



Source link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *