Marhawanti SeheProgram Muda Maju Bersama 1.000 Startup Indonesia Timur Dibuka
Ilustrasi. Foto: Istimewa

MAKASSAR – Pendaftaran program Muda Maju Bersama 1.000 startup di kawasan Indonesia Timur secara resmi dibuka. Program tersebut digagas untuk untuk menemukan dan mengakselerasi pengembangan startup. Sehingga mampu bertumbuh secara pesat dan menciptakan dampak sosial yang positif lebih luas lagi.

Program hasil kolaborasi antara PT Telkom Indonesia (Tbk) melalui Indonesia Telecommunication & Digital Research (ITDRI) dengan Gojek Indonesia tersebut sesuai dengan pernyataan Presiden Joko Widodo, di mana Indonesia membutuhkan lebih dari 600 ribu digital talent setiap tahun.

Baca juga: Hanya Bergantung ke Investor Saat Pandemi, Startup Digital Terancam Bangkrut

Program Muda Maju Bersama 1.000 Startup ditujukan bagi seluruh masyarakat yang berdomisili di Kalimantan, Sulawesi, Maluku & Papua dan berada pada rentang usia 18 sampai 35 tahun, melakukan pendaftaran baik individu maupun kelompok secara sukarela dan mengetahui syarat serta ketentuan yang berlaku.

Pendaftaran dibuka melalui website gosmart.id/mudamajubersama mulai dari 6 Juni sampai 25 Juli 2021. Peserta nantinya akan diberikan serangkaian program akselerasi secara intensif selama 6 bulan, berupa pembekalan dan fundamental startup hingga merealisasikan gagasan idenya hingga menjadi purwarupa atau MVP (Minimum Viable Product).

Selama tiga bulan pertama, seluruh peserta akan diberikan kesempatan untuk belajar mengenai tahapan-tahapan membangun startup, menemukan dan membentuk tim, mengajukan ide inovasinya serta berkompetisi mempresentasikan karyanya. 1.000 startup yang terpilih akan melanjutkan perjalanannya dengan diberikan pembinaan berupa webinar, kurikulum yang dibutuhkan hingga program mentoring.

Dari 1.000 startup, 200 startup terpilih akan mendapatkan kesempatan berupa pemahaman memvalidasi dari gagasan inovasi yang diangkat serta cara membuat purwarupa atau MVP dari solusi inovasi yang ditawarkan oleh peserta. Selama proses kegiatan tersebut, peserta akan didampingi oleh para mentor yang merupakan best practice di bidangnya. Seluruh startup yang terpilih akan mendapatkan hadiah utama berupa bantuan permodalan sebesar Rp200 juta.

Baca juga: Sentuh Petani dengan Teknologi, Crowde Ikut Majukan Sektor Pertanian Indonesia

VP Strategic Regional Gojek Indonesia Timur, Anandita Danaatmadja mengatakan, teknologi tidak hanya menawarkan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, tetapi juga membuka akses bagi masyarakat untuk bisa berperan aktif berkontribusi dan menikmati manfaat ekonomi digital.

“Dari pengalaman kami di Gojek, kami menyadari pentingnya proses pembelajaran yang berkelanjutan untuk perusahaan startup untuk bisa tidak hanya bertahan tapi juga terus berkembang. Melalui program Muda Maju Bersama 1.000 Startup yang berkolaborasi dengan Telkom-ITDRI inilah akan banyak tercipta inovasi solusi nyata bagi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat,” jelas Anandita.

ITDRI telah menyusun kurikulum yang luas dan lengkap terkait startup bagi para pesertanya melalui video learning, podcast, artikel, webinar, workshop, serta program mentoring bagi startup yang terpilih. Sehingga akan membantu mereka untuk bisa memperluas lagi pasarnya dan bisnisnya pun akan tumbuh dengan cepat.

Melalui program ini, ITDRI juga membuka kolaborasi seluas-luasnya dengan jaringan kerja di Timur Indonesia. Baik itu merupakan kampus, lembaga pemerintah, maupun komunitas. Melalui kolaborasi tersebut, ITDRI akan menjadi penghubung mereka dengan jaringan kerja BUMN yang dimiliki.

Baca juga: Startup Non-Unicorn Didorong Berburu Dana Tak Lewat Pintu Belakang

Melalui pemanfaatan fasilitas dan kapasitas yang dimiliki, ITDRI dapat menyediakan akses bagi para startup di Kawasan Timur Indonesia ke ekosistem yang relevan dan sebaliknya. Selain itu juga dapat meringankan biaya ekosistem pendukung startup untuk berkembang di area timur.

“Dengan potensi sebesar ini, kita harus mampu memanfaatkan peluang sekaligus menciptakan lebih banyak dampak sosial melalui berbagai inovasi teknologi, sehingga Indonesia terutama di kawasan timur bisa semakin mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital dan menjadi pemimpin di negeri sendiri. Kami optimis pertumbuhan startup karya anak bangsa di kawasan Indonesia Timur mampu bersaing di kancah internasional,” tutup Anandita.

(luq)

preload video



Source link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *