PEMBIAYAAN moderenisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) melalui rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) membutuhkan anggaran cukup besar. Skema pembayaran masih digodok Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

“Ini sedang digodok. Sedang direncanakan,” kata Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2 /5).

Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra itu menyebutkan skema pembahasan bakal digodok bersama sejumlah kementerian/lembaga. Yakni, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa.

Baca juga : KPK Tahan Wakil Direktur PT Adonara Terkait Tanah Munjul

“Rencana ini masih kita godok dengan Menkeu, Bappenas, dan pemangku kepentingan lainnya,” ujar dia.

Rancangan Perpres Alpalhankam menarik perhatian dalam beberapa waktu belakangan ini. Sebab, anggaran yang dibutuhkan sangat fantastis. Berdasarkan rancangan Perpres Alpalhankam yang beredar di tengah masyarakat, anggaran yang dibutuhkan sebesar US$124.995.000.000 atau setara Rp1,7 kuadriliun. Anggaran tersebut untuk pengadaan alutsista selama 25 tahun ke depan.

Juru bicara (Jubir) Menhan Prabowo, Dahnil Anzar Simajuntak menyebutkan belum ada keputusan akhir jumlah anggaran yang akan dihabiskan. Hal itu masih digodok oleh Kemenhan.

‘’Jadi yang beredar akan ada belanja Rp1.700 triliun itu tidak benar. Jadi tidak ada, atau belum ada keputusan,’’ kata Dahnil di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/5). (OL-2)

 






Sumber Berita

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *