MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, program Work From Bali (WFB) atau bekerja dari Bali ternyata sudah dimulai oleh K/L. Sebut saja seperti perusahaan BUMN, yakni PT Perusahaan Listrik Negara dan PT Telkom Indonesia yang sudah menerapkan gerakan pemerintah itu. 

Rencananya, ada 25% ASN dari delapan kementerian dimintakan ikut WFB. Upaya itu guna membangkitkan pariwisata dan perekonomian Bali yang terpukul akibat pandemi covid-19.

“Work From Bali sudah meliputi kegiatan beberapa K/L dan BUMN. Kami ucapkan terima kasih ke rekan Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional), PLN, Telkom yang sudah menerapkan Work From Bali. Partai politik juga sudah ada yang menggelar munas di Bali,” ungkap Sandiaga dalam Weekly Press Briefing secara virtual, Senin (14/6).

Sandiaga mengaku Kemenparekraf sendiri sudah mulai menerapkan bekerja dari Bali sejak Januari 2021. Dia menegaskan, dengan para ASN berbondong-bondong ke Pulau Dewata, diyakini dapat mendongkrak tingkat hunian hotel atau villa di Bali.

Baca juga : Bali Siap Menerima Wisman, Sandiaga: Vaksinasi Di Kuta Capai 92,7%

“Dari data yang saya terima beberapa waktu lalu, kontraksi ekonomi di Bali terus berlanjut. Harapannya, (dengan WFB) bisa angkat keterhunian hotel yang sekarang yang baru mencapai 10%,” ucap Politisi Gerindra itu.

Kemenparekraf mencatat, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Pulau Dewata yang saat ini dianggap masih rendah, dengan hanya tercatat pada April 2021 sebesar 10,09%, turun 0,15 dibandingkan TPK Maret 2021 (m-t-m) yang sebesar 10,24% berdasarkan data Badan Pusat Statistik.

Sebelumnya, Sandiaga mengklaim dengan menyosialisasikan bekerja dari Bali sejak Januari lalu, sudah ada peningkatan hampir tiga kali lipat kunjungan wisatawan yang masuk dari Bandara Ngurah Rai, Bali. Jumlah itu semula dari 2.500 wisatawan di Bali pada awal Januari, saat ini sudah berada di level 7.000 hingga 7.500 orang.

“Berarti ada peningkatan yang kami syukuri. Namun (WFB) ini hanya pemicu saja. Harus ada sinergi dari stakeholder, masyarakat,” tutur Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu pada (3/6). (OL-7)






Sumber Berita

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *