PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Korindo Group melalui Yayasan Korindo akan membangun hutan kota di lahan bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pondok Rajeg, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, seluas 7 hektare (ha).

Rencana ini sejalan dengan prinsip Korindo Group untuk melestarikan lingkungan hidup secara berkelanjutan, termasuk di area bekas sampah. 

Sebagai tahap awal, Divisi Afforestation Korindo Group melakukan studi kelayakan terlebih dahulu. Proses tersebut ditargetkan berlangsung selama enam bulan yang dimulai pada Juni 2021. 

Deputy General Manager Divisi Afforestation Korindo Group Kim Nam Hong Kim mengakui bahwa penanaman kali ini cenderung menantang mengingat lahan di area eksTPA memiliki karakteristik lunak.

“Oleh karena itu,uji kelayakan sangat dibutuhkan untuk memastikan tanaman yang dipilih sudah sesuai,” ujar Kim pada keterangan pers, Sabtu (12/6).

Pada Kamis (10/6), Korindo Group dengan Pemkab Bogor yang diwakili pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Lingkungan Hidup telah membuat tiga plot besar berukuran 30 meter x 30 meter sebagai area uji coba.

Setiap plot akan ditanamkan 100 pohon dengan jarak tiap tanaman mencapai 3 meter. 

Pada tahap uji kelayakan, tiga jenis pohon akan ditanam di tiga plot yang berbeda, yakni sengon, binuang, dan eucalyptus.

“Karena karakteristik lahan ini cukup berbeda dibandingkan dengan lahan umumnya, kami lakukan uji coba ke beberapa jenis tanaman terlebih dahulu untuk verifikasi,” ucap Kim. 

Eks TPA Pondok Rajeg berdiri di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung yang beroperasi sejak 1998 dan telah ditutup pada 2005.

Pada 2017, lahan bekas TPA Pondok Rajeg sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) untuk dimanfaatkan sebagai hutan kota. Kondisi terkini, area tersebut dijadikan sebagai lahan garapan masyarakat lokal untuk budidaya tanaman pisang.

Rencana keterlibatan Korindo Group terhadap pembangunan hutan kota di eksTPA Pondok Rajeg sudah dimulai sejak tahun lalu.

Pada November 2020, Yayasan Korindo mengirimkan Letter of Interest (LoI) kepada Bupati Bogor Ade Yasin tentang ketertarikan perusahaan dalam mendukung pembangunan hutan kota.

Sekretaris Jenderal Yayasan Korindo Seo Jeong Sik menyebutkan, keterlibatan Korindo dalam pembangunan hutan kota merupakan bukti nyata atas kepedulian perusahaan terhadap pelestarian lingkungan. 

“Kami berharap, proses persiapan bisa berjalan dengan cepat sehingga dapat segera dibangun hutan kota dan dinikmati masyarakat setempat,” tuturnya. 

Kegiatan ini merupakan keterlibatan kedua Korindo Group dalam pembangunan hutan kota di Kabupaten Bogor.

Sebelumnya, pada 2019, Korindo Group telah membangun Hutan Kota Pakansari seluas 2 ha yang kini telah dirimbuni pohon Eucalyptus deglupta.

Hingga saat ini, Korindo Group masih bertanggung jawab atas pengelolaan hutan kota yang turut melibatkan masyarakat.

Tanggung jawab ini akan diserahkan kepada Pemkab Bogor pada November 2022 untuk dapat dimanfaatkan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau pun area rekreasi warga sekitar. 

Kepala Sub Bidang Pemukiman dan Bappeda Kabupaten Bogor Tika Effendi berharap, kerja sama kedua antara Pemkab Bogor dan Korindo Group kali ini dapat berjalan dengan lancar. 

“Keterlibatan Korindo Group dalam pembangunan hutan kota ini merupakan kolaborasi yang sudah lama kami nantikan, terutama dalam rangka meringankan beban anggaran pemerintah yang terbatas,” ujarnya. (RO/OL-09)






Sumber Berita

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *