TRIBUNNEWS.COM – Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Non Aktif, Giri Suprapdiono membenarkan adanya 577 pegawai KPK yang lulus TWK telah mengirimkan email kepada pimpinan KPK.

Email tersebut berisikan protes dan permintaan untuk menunda pelantikan pegawai KPK menjadi ASN yang digelar pada hari ini, Selasa (1/6/2021).

“577 benar, jadi angka terakhir yang saya catat bahwa pegawai, melalui dalam bentuk email dan surat, mengirimkan kepada pimpinan KPK untuk menunda pelantikan hari ini.”

“Karena sebenarnya kita masih mempunyai waktu hingga Oktober 2021,” kata Giri saat berbicara di Program Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Selasa (1/6/2021).

Baca juga: Ketua KPK Firli Bahuri: Saya Tak Singkirkan Siapapun

Meskipun 577 pegawai KPK ini meminta penundaan pelantikan, tapi mereka tetap hadir di pelantikan hari ini.

Hal ini dikarenakan apabila tidak hadir dalam pelantikan, maka mereka tidak akan menjadi ASN atau PNS dan menjadi tidak lulus.

“Atasan masing-masing memang menyampaikan konsekuensi apabila yang bersangkutan tidak dilantik. Dan konsekuensinya adalah tidak menjadi PNS dan istilahnya menjadi tidak lulus,” terang Giri.

Giri pun menuturkan, konsekuensi tersebut agak memberatkan pegawai dan memiliki resiko yang besar.

Baca juga: 1.271 Pegawai KPK Dilantik Jadi ASN, Pengamat: KPK Sudah Bisa Tancap Gas Cegah dan Berantas Korupsi

Meski demikian Giri turut memberikan ucapan selamat kepada pegawai KPK yang telah dilantik menjadi ASN.

“Sebenarnya agak memberatkan bagi pegawai karena resikonya begitu besar. Saya pikir enggak masalah temen-temen dilantik hari ini, saya ucapkan selamat.”





Sumber Berita

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *