PT Pangansari Utama Food Resources (PUFR) sepakat kolaborasi dengan PT Halalan Thayyiban menyediakan 5 juta paket makanan sehat cepat untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021, yang akan digelar Oktober mendatang.

Kesepakatan bersinergi itu, diwujudkan melalui penandatanganan MoU antara Dirut Pangansari, Maghfur Lasah dengan Puspo Wardoyo, selaku pemilik perusahaan Halalan Thayyiban, digerai Makanku, Pabelan, Kartosuro, Sukoharjo, Senin malam (14/6)

“Bersinergi dengan Wong Solo (Grup) dari PT Halalan Thayyiban,kami yakin akan mendapatkan nilai tambah luar biasa. Tidak hanya bisnis di bidang pangan saja, tapi hingga pengembangan untuk sektor UMKM,” kata Maghfur sebelum melakukan penandatangan kerjasama.

Bahkan, lanjut dia, kerjasama bisa berlanjut pada pengadaan pangan untuk 27 ribu pekerja pertambang emas Freeport Indonesia di Papua, dan juga pengadaan katering untuk sejumlah perusahaan di luar negeri.

“Karena itu kami sangat berharap bahwa kolaborasi pengadaan katering ini, bisa menjadi kerjasama strategis, bukan hanya untuk 5 tahun, tetapi lebih lama lagi secara berkesinambungan,” harap Maghfur.

PUFR, jelas Maghfur merupakan industri bidang pangan yang komprehensif, dari hulu hingga hilir. “Kedepan, dengan perubahan perilaku masyarakat di masa pandemi ini, sinergitas atau kolaborasi semakin menjadi solusi tepat,” imbuh dia.

Pangansari, ungkap dia, tidak mungkin berjalan sendiri, hingga perlu menggandeng Wong Solo Grup yang memiliki sumber daya dan produk-produk makanan yang bagus, sehat, berkualitas, dengan label ‘Makanku’, dan telah teruji sebagai pioner bisnis waralaba.

“Kami sepakat pilih untuk sama-sama memajukan food industri di tanah air maupun internasional. Kami satu visi, dengan chemistry yang ada, yakni makanku pangansari, pangansari makanku,” katanya.

Sementara itu, Puspo Wardoyo yang kondang dengan julukan Raja Kuliner Wong Solo, berharap kerja sama terjalin tidak hanya untuk lima tahun, tapi untuk seterusnya. “Kami siap menyajikan keinginan produk makanan sesuai keinginan Pangansari,” kata dia.

Yang jelas, lanjut dia, meski sama sama bisnis bidang katering, tapi Pangansari selama ini cenderung pada frozen food, sedangkan Wong Solo Grup atau Halalan Thayyiban sudah pakem dengan retort food, berupa makanan sehat siap saji yang terbukti digemari tidak saja kalangan menengah, tapi juga para artis papan atas.

Dengan ragam menu makanan sejumlah 200an varian, dari mulai varian ayam, varian ikan, varian mi, varian nasi rames, varian nasi campur, varian makanan ringan, serta pasta dan bubur, Halalan Thayyiban yakin, klien Pangansari tidak akan kekurangan pilihan menu.

Namun sayangnya, Puspa belum bersedia buka bukaan, ketika disinggung angka yang akan diperoleh dari kolaborasi pengadaan lima juta paket makanan atau individual pack untuk PON 2021. “Ya kami belum sampai hitung hitungan, pokoknya semua (anggaran) masih dalam proses,” kilah dia.

Terlepas dari kolaborasi yang akan dijalani bersama Halalan Thayyiban, PUFR selama ini dikenal sebagai holding industri bidang pangan dengan 8 unit usaha yang terintegrasi dan banyak prestasi. Keberadaannya merupakan anak usaha dari bendera Media Group,

Selama 47 tahun, PUFR telah berkiprah di dalam negeri maupun luar negeri, dengan banyak klien, terutama kalanvan perusahaann mineral dan pertambangan. Selain itu juga menerima kontrak perjanjian dengan pengusaha Saudi Arabia, untuk melayani katering 70 ribu jamaah haji.

Selain memiliki kantor di Arab Saudi yang berfungsi sebagai penghubung untuk penjualan produk olahan daging dan bumbu, PUFR dalam perjalanannya juga mendapat tawaran melayani industri katering perusahaan sektor migas, seperti Aramco.

Ekspansi tidak berhenti di Arab Saudi, karena menurut Maghfur, PUFR juga merencanakan ekspansi ke Qatar, Abu Dhabi, Dubai, serta Afrika. Bahkan di Afrika ini, PUFR mendapatkan kontrak kerja dari BUMN Wijaya Karya yang sedang mendapatkan kerjasama membangun infrastruktur dan gedung gedung di benua hitam.

Sedang di tanah air, PUFR melayani katering banyak perusahaan, seperti kontraktor Chiyoda, Saipem, Tripatra, SAE (CSTS) yang mengerjakan kilang LNG Tangguh di Teluk Bintuni, Papua Barat, PT Berau Coal di Kalimantan Timur, dan juga perusahaan BUMN konstruksi seperti Amarta Karya (Persero) yang mendapatkan kontrak kerja di dalam negeri maupun luar negeri.

Selama setahun lebih masa pandemi covid-19 ini, PUFR mencermati adanya perubahan perilaku masyarakat, telah mengembangkan layanan digital yang dibutuhkan pelanggan. Pangansari langsung membuat situs glomart.id maupun berkolaborasi dengan e-commerce lain, seperti Tokopedia, Shoppe dan yang lainnya, untuk memenuhi keheendak para pelanggannya.(OL-13)

 Dirut PUFR Maghfur Lasah dan Owner PT Halalan Thayyiban,Purpa Wardoyo menunjukkan plakat kerjasama pengadaan 5 juta pekat makanan sehat siap saji untuk PON 2021.

 

 






Sumber Berita

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *