MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Tiongkok dengan Menteri BUMN Erick Thohir dan pejabat lain pada Sabtu (5/6). Sederet peluang investasi pun dibahas, mulai dari pengembangan baterai lithium hingga penyediaan stok vaksin covid-19.

Sebelumnya, Luhut menegaskan saat ini pemerintah tengah fokus mendorong industri baterai lithium dan pada 2023 Indonesia ditargetkan bisa memproduksi baterai untuk kendaraan listrik dengan teknologi NMC 811. 

Baca juga: Sandiaga: Mal Harus Majukan UMKM, Bukan Cuma Brand Besar

“Fokus kunjungan untuk membahas potensi investasi di Indonesia seperti pengembangan baterai lithium di Indonesia dan juga clean energy seperti hydropower,” ujar Juru Bicara Menko bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jodi Mahardi saat dikonfirmasi wartawan, Senin (7/6).

Selain itu, Jodi juga mengatakan, potensi penguatan kerja sama lainnya dengan Tiongkok ialah di bidang infrastruktur, pembangunan lumbung ikan nasional Indonesia, peningkatan kerjasama di bidang kesehatan dan farmasi serta produk pertanian.

“Juga membahas soal (pengadaan) vaksin covid-19, produk perdagangan seperti bird nest, nanas, konjac chips, fisheries product serta akses pasar untuk produk pertanian dan perikanan Indonesia,” jelas Jodi.

Soal vaksin covid-19, selain Sinovac, Indonesia juga mendatangkan vaksin Covid-19 Sinopharm dari Tiongkok yang dikembangkan oleh Beijing BioInstitute Biological Product.

Dalam keterangan pers BUMN disebutkan, pertemuan ini membahas proyek kerja sama yang terangkum dalam kerja sama High Level Dialogue on Cooperation Mechanism (HDCM).

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan di sektor BUMN, Indonesia dan Tiongkok telah menjalin sejumlah kesepakatan penting. Terutama yang terkait proyek strategis yang kini sedang dikerjakan oleh BUMN, seperti kerja sama Indonesia sebagai hub regional untuk produksi vaksin, pembangunan pabrik bahan baku obat yang selama ini 90 persen import dan R&D untuk obat herbal.

“Tentu ini merupakan hal yang positif. Komitmen kerja sama untuk kita mandiri di dunia kesehatan sebagai ketahanan nasional,” ujar Erick dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/6). (OL-6)

 






Sumber Berita

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *