Upaya mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia terus dilakukan pemerintah bersama semua stakeholders. Selain menerapkan berbagai kebijakan pembatasan, perketat 5M dan 3T, pemerintah juga tengah gencar melakukan vaksinasi untuk mencapai herd immunity.

Saat ini, Indonesia masih mengimpor vaksin dari luar negeri. Akan tetapi, pengembangan vaksin dalam negeri pun masih terus berlangsung. Beberapa institusi mulai dari perguruan tinggi dan lembaga riset pemerintah tengah mengembang vaksin yang disebut vaksin Merah-Putih. Ada pula vaksin Nusantara yang diinisiasi oleh mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Tidak mau ketinggalan, ternyata BUMN juga sedang mengembangkan vaksinnya bekerja sama dengan universitas. “Selain mendukung pengembangan vaksin Merah-Putih saat ini, kami juga sedang mengembangkan vaksin BUMN dengan universitas yang juga akan melibatkan peneliti-peneliti,” ungkap Menteri BUMN Erick Thohir dalam acara Forum Rektor Indonesia, Selasa (27/7).

Erick mengatakan bahwa periset Indonesia bisa menjadi mitra pengembangan vaksin BUMN. Sebab SDM Indonesia di sektor riset dinilainya cukup unggul.

Dia menyebut bahwa ada peneliti Indonesia yang terlibat sebagai tim pengembang vaksin AstraZeneca. Hal itu bisa diikuti peneliti lainnya yang juga tidak kalah hebatnya.

Dengan adanya vaksin buatan sendiri, Indonesia tidak bergantung lagi pada negara lain. Artinya kemandirian vaksin bisa tercapai untuk bisa memenuhi kebutuhan vaksin nasional.

Lebih lanjut, Erick mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mendorong kerja sama BUMN dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian lainnya. BUMN akan membentuk learning and management institute menggandeng perguruan tinggi.

Berbaai hasil penelitian yang berawal dari perguruan tinggi bisa ditingkatkan skalanya, nilai ekonominya, sosialnya. Saya punya komitmen untuk terus mengembangkan kerja sama BUMN dengan perguruan tinggi untuk ketahana pangan, keshatan, energi dan kita bangun kedaulatan energi untuk Indonesia,” tandasnya. (OL-12)






Sumber Berita

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *