loading…

JAKARTA – Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra memberikan sedikit respons ketika ditanya soal kondisi utang maskapai pelat merah tersebut. Seperti diketahui Garuda Indonesia tengah dililit utang sekitar Rp70 triliun di tengah Pandemi Covid-19.

Beragam opsi pun tengah disarankan pemerintah untuk menyelamatkan Garuda Indonesia.”Kita masih dalam proses,” kata Irfan saat memberikan jawaban singkat ketika dihubungi SINDOnews di Jakarta, Minggu (6/6/2021).

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Tahun Ini Batal, Garuda Indonesia Gigit Jari

Sebelumnya Dirut Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengutarakan, permintaan maaf kepada awak media perihal sikapnya yang terkesan tertutup saat dimintai keterangan mengenai kondisi keuangan Garuda yang kian memburuk.

“Saya secara pribadi turut menyampaikan permohonan maaf dari lubuk hati saya jika dalam situasi yang menantang seperti saat ini, saya belum dapat membalas maupun menjawab secara satu persatu, pertanyaan dan konfirmasi yang rekan-rekan media sampaikan. Saya menyadari pentingnya rekan-rekan memperoleh balasan dari saya, sebagaimana yang selama ini saya lakukan,” bebernya.

Baca Juga: Menguak Fakta 4 Penyebab Utama Garuda Indonesia di Ambang Kebangkrutan

Meski demikian, dia menyikapi pemberitaan yang berkembang beberapa waktu terakhir ini. Dirinya pun mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Garuda Indonesia.

“Saya menyadari pentingnya rekan-rekan memperoleh balasan dari saya, sebagaimana yang selama ini saya lakukan,” kata dia.

Dia menegaskan, manajemen Garuda Indonesia berkomitmen penuh untuk selalu memprioritaskan transparansi kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk media massa sebagai mitra strategis perusahaan.

Irfan percaya, dukungan media bagi Garuda Indonesia memiliki peranan penting melalui penyampaian pemberitaan yang bijak, berimbang dan komprehensif terhadap kondisi yang tengah dihadapi perusahaan.

(akr)



Source link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *