GUBERNUR Sumatera Utara Edy Rahmayadi sempat menyinggung potensi Candi Bahal di hadapan para kepala desa se-Kabupaten Padanglawas Utara saat berkunjung ke daerah itu, Rabu (16/6). Kepada para kepala desa Gubernur Edy berjanji untuk membantu desa yang serius mengembangkan potensi daerahnya.

Dia berharap dari 386 desa di 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) ada yang mampu mengembangkan potensinya. “Karena desa merupakan salah satu poin penting dalam pembangunan Sumut,” ujar Edy.

Dia yakin para kepala desa akan mampu menemukan dan mengembangkan potensi tersebut karena menjadi pihak yang paling tahu daerahnya sendiri.

Baca Juga: Trans Palas-Madina Akan Berjarak 67,47 Kilometer

Edy mencontohkan Desa Paloh Naga di Kabupaten Deliserdang yang telah mengembangkan agrowisata. Desa ini memanfaatkan hamparan sawah yang luas menjadi tempat makan dan bersantai.

Paloh Naga pun berhasil menarik perhatian Menteri Parekraf Sandiaga Uno sehingga mengunjungi desa tersebut, belum lama ini. “Di Paluta, Candi Bahal juga memiliki potensi besar untuk jadi objek wisata populer,” ujar Edy.

Dia meminta Desa Bahal yang memiliki obyek wisata tersebut untuk mengemasnya dengan baik. Dengan begitu Edy yakin akan banyak wisatawan yang datang.

Dalam catatan sejarah, Candi Bahal atau Candi Portibi merupakan satu-satuya candi peninggalan kejayaan Budha di Sumatra Utara.

Candi ini diperkirakan telah ada selama ribuan tahun dan diyakini dibangun oleh Raja Hindu Shiva dari Tamil yang memerintah dari India Selatan.

Versi lain menyebutkan, Candi Bahal terkait dengan Kerajaan Pannai yang merupakan bagian dari Kerajaan Sriwijaya di Sumatra Selatan. (YP/OL-10)






Sumber Berita

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *