Dalam Setiap Proses Pembangunan Harus Memerhatikan Geologi Teknik
Dalam Setiap Proses Pembangunan Harus Memerhatikan Geologi Teknik

RumahCom – Setiap pembangunan harus memerhatikan faktor geologi teknik karena Indonesia merupakan kawasan yang dikelilingi lempeng aktif dan kawasan vulkanik sehingga sangat rawan bencana. Geologi teknik juga untuk memastikan setiap proses pembangunan tidak over atau under construction.

Indonesia merupakan negara dengan kondisi geologi yang sangat unik yang membuat negeri ini sangat subur tapi di sisi lain sangat rawan terjadi bencana. Hal ini karena Indonesia dikelilingi oleh lempeng aktif yang menghasilkan kondisi geologi beragam mulai batuan kuarter, formasi vulkanik resen, formasi kenozoikum, mesozoikum, paleozoikum, batuan plutonik, batuan metafor, dan gunung api aktif sehingga potensi untuk bencana gempa bumi dan erupsi vulkanik juga sangat tinggi.

Melihat kondisi ini, sangat penting pertimbanngan geologi teknik diterapkan pada setiap perencanaan pembangunan infrastruktur untuk menghasilkan produk infrastruktur maupun bangunan yang lebih cepat, efisien, berkualitas, aman, dan berkelanjutan.

Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, perhitungan geologi teknik akan sangat menentukan safety aspect sebagai upaya untuk mencapai keamanan bangunan yang dimulai dari pemilihan lokasi yang tepat dan menghindarkan seminimal mungkin pengaruh negatif dari pembangunan.

“Jadi faktor-faktor tata lingkungan seperti penentuan jenis batuan yang paling serasi untuk bahan bangunan, potensi air tanah, penentuan teknologi paling tepat sesuai dengan kondisi morfologi dan geologi mutlak diterapkan. Hal ini juga untuk meningkatkan efisiensi pembangunan jadi tidak over atau under capacity,” ujarnya.

Kementerian PUPR sendiri telah menerapkan disiplin geologi teknik dalam siklus pembangunan infrastruktur atau dikenal dengan istilah Sidlacom (survei, investigation, dan design), pengadaan lahan (land acquisition), pelaksanaan konstruksi (construction), dan operasi pemeliharaan (operation and management).

Geologi teknik juga penting untuk penajaman aspek tata guna lahan, desain, hingga strategi konstruksi yang akan diterapkan. Hal ini untuk memastikan proses pembangunan yang dilaksanakan berjalan sesuai prinsip-prinsip infrastruktur berkelanjutan sehingga layak secara ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Basuki memaparkan beberapa contoh pembangunan infrastruktur yang menerapkan prinsip geologi teknik seperti pembangunan Bendungan Jatigede yang terhenti hingga puluhan tahun, kemudian dilanjutkan kembali karena manfaatnya yang sangat besar dan dibutuhkan oleh masyarakat.

Salah satu faktor yang menyebabkan tertundanya penyelesaian bendungan tersebut adalah keberadaan Sesar Baribis yang melewati bendungan tersebut. Keberadaan sesar bisa diantisipasi dengan dukungan data dan studi guna meminimalkan risiko yang mungkin timbul. Sekali lagi seperti inilah pentingnya menerapkan geologi teknik pada proses pembangunan.

“Contoh lainnya yang juga sangat menonjol terkait pertimbangan geologi teknik yaitu saat mengatasi longsor di jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali) Km. 122 arah Jakarta. Juga bencana likuifaksi di Palu yang proses penanganannya sangat memerhatikan geologi teknik sehingga bisa berjalan dengan baik,” bebernya.

Ingin punya rumah lewat KPR tapi sering ditolak? Simak informasinya di video berikut ini agar lolos KPR bank!

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah



Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *