MAU tahu deretan para pemimpin Israel? Yuk, kita tengok kembali para perdana menteri negara Yahudi sejak didirikan pada 1948.

David Ben-Gurion

Pemimpin pertama Zionis David Ben-Gurion membacakan deklarasi kemerdekaan Israel dalam upacara pada 14 Mei 1948 yang mendirikan negara baru. Perdana menteri itu menjabat hingga 1954. Ia kembali berkuasa lagi 1955-1963.

Seorang visioner dan tokoh terkemuka di Mapai, pelopor Partai Buruh sayap kiri, Ben-Gurion mendirikan lembaga-lembaga utama Israel masa depan termasuk serikat buruh Histadrut dan sistem desa kolektif kibbutz.

Moshe Sharett

Perdana menteri ini berkuasa pada 1954-1955. Ini berarti ia berkuasa antara dua peridoe Ben-Gurion. Sharett dianggap moderat dan mendorong diplomasi dengan negara-negara tetangga.

Levi Eshkol

Ia menjabat perdana menteri israel antara 1963 dan 1969. Ialah yang berkuasa selama Perang Enam Hari pada 1967 yang secara radikal mengubah peta Timur Tengah. Israel merebut Tepi Barat, Jalur Gaza, Jerusalem Timur dari Palestina dan Dataran Tinggi Golan milik Suriah. Eshkol meninggal mendadak karena serangan jantung di kantor pada usia 73 tahun.

Golda Meir

Salah satu penandatangan deklarasi kemerdekaan, ia menjabat perdana menteri dari 1969 hingga 1974. Kepribadian yang kuat dan tidak fleksibel, dia terkenal mengatakan, “Tidak ada orang Palestina.”

Masa kekuasaannya ditandai dengan perang pada 1973 yang dipicu oleh serangan mendadak Mesir dan Suriah. Kedua negara baru bisa dikalahkan Israel setelah mengalami kemunduran yang menimbulkan kerugian besar.

Yitzhak Rabin

Kepala pemerintahan Israel kelahiran asli pertama, Rabin memasuki dunia politik setelah karier militer yang panjang. Dia mengambil alih dari Meir dan mengundurkan diri sebelum pemilihan 1977 yang menyapu sayap kanan Likud ke tampuk kekuasaan untuk pertama kalinya. Dia kembali untuk masa jabatan kedua pada 1992.

Dialah pemenang bersama Hadiah Nobel Perdamaian pada 1994 setahun setelah jabat tangan bersejarahnya dengan pemimpin Palestina Yasser Arafat dan penandatanganan perjanjian Oslo dengan Palestina. Dia dibunuh pada 1995 oleh seorang ekstremis sayap kanan Yahudi.

Menachem Begin

Pendiri Partai Likud dan perdana menteri dari 1977 hingga 1983, Begin ialah seorang Zionis yang teguh tetapi juga mencari perdamaian dengan tetangga Israel. Dia merundingkan perjanjian damai Camp David 1978 dengan Mesir dan berbagi Hadiah Nobel Perdamaian tahun itu dengan Presiden Mesir Anwar Sadat.

Yitzhak Shamir

Perdana menteri dari 1983 hingga 1984 dan 1986 hingga 1992, Shamir ialah seorang nasionalis yang kuat dan menentang konsesi teritorial apa pun. Namun, dia memimpin Israel dalam negosiasi dengan tetangga Arabnya pada konferensi perdamaian Timur Tengah 1991 yang diikuti perang Teluk tahun itu atas Kuwait.

Shimon Peres

Seorang garis keras yang menjadi advokat perdamaian, Peres ialah tokoh politik kunci di Israel dari pembentukannya hingga akhir mandat presidennya pada 2014. Dia dianggap bapak program nuklir negara Yahudi. Dia menjadi perdana menteri 1984-1986 dan 1995-1996. Dia bersama-sama dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada 1994 dengan Rabin dan Arafat.

Benjamin Netanyahu

Terpilih pada 1996 pada usia 46 tahun, Bibi–begitu ia disapa–ialah perdana menteri termuda dalam sejarah Israel. Selama tugas pertamanya yang berlangsung hingga 1999, ia mulai mengerem proses perdamaian Oslo.

Ehud Barak

Perdana menteri pada 1999-2001, Barak berkuasa dengan ambisi untuk mengakhiri konflik Arab-Israel. Dia menarik tentara dari Libanon. Tapi masa jabatan pemimpin Partai Buruh itu berakhir dua bulan setelah dimulainya intifada atau pemberontakan Palestina kedua.

Ariel Sharon

Salah satu pemimpin militer dan politik Israel yang paling kontroversial, yang pernah dikenal karena kekejamannya, Sharon ialah menteri pertahanan di balik invasi Libanon pada 1982. Dialah perdana menteri dari 2001 hingga 2006. Selama waktu itu dia memimpin serangan Israel terbesar ke Tepi Barat sejak 1967. Dia juga memulai pembangunan tembok pemisah dengan wilayah itu dan menduduki kembali hampir semuanya.

Ehud Olmert

Olmert terpilih pada 2006 sebagai pemimpin partai Kadima yang baru. Dia telah menjadi tokoh kunci hak nasionalis tetapi berkembang ke posisi yang lebih moderat dan menerima pembentukan negara Palestina. Pada 2008, menghadapi tuduhan korupsi, ia dipaksa untuk mengundurkan diri dan kemudian dihukum karena korupsi.

Netanyahu kembali

Juara Israel yang tidak terbantahkan, Netanyahu kembali sebagai perdana menteri pada 2009 dan menggenjot proyek konstruksi di permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki. Dia telah berpegang teguh pada kekuasaan melalui beberapa konflik dan periode panjang gejolak politik.

Setelah empat pemilihan yang tidak meyakinkan dalam dua tahun, pemimpin oposisi tengah Yair Lapid mengumumkan Rabu bahwa ia telah mengumpulkan cukup dukungan, termasuk dari mantan sekutu Netanyahu Naftali Bennett, untuk akhirnya menggulingkan penyintas politik utama itu.

 

Perdana menteri terlama dalam sejarah Israel, Netanyahu, didakwa atas penyuapan, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan publik pada 2019. Penyelidikan korupsi itu dapat memasukkannya ke penjara. Pengadilannya dibuka pada 2020. (AFP/OL-14)

 






Sumber Berita

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *