loading…

JAKARTA – Kiniku Bintang Raya KSO dan PT Amarta Karya (AMKA), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Konstruksi menggelar peletakan batu pertama (Ground Breaking) Bukit Algoritma di Cikidang, Sukabumi. Acara ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerjasama yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Bukit Algoritma Diragukan Bisa Mirip Silicon Valley, Mungkin Hanya Proyek Properti

Acara ini dihadiri langsung oleh Deputi Kementerian/BPKM Bidang Perencanaan Penanaman Modal Nurul Ichwan, Staf Khusus Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Fauka Noor Said, Staf Ahli Bupati Sukabumi Dani Budiman, Direktur Utama AMKA Nikolas Agung, Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO Budiman Sudjatmiko , Direktur Utama PT Bintang Raya Lokalestari Dhanny Handoko dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

“Bukit Algoritma adalah sebuah ekosistem inovasi teknologi di mana kami juga ikut bertanggung jawab atas pembiayaan dari ide-ide kreatif anak muda Indonesia,” ujar Ketua Pelaksana KSO, Budiman Sudjatmiko.

Lebih lanjut, Budiman Sudjatmiko mengatakan, bahwa Bukit Algoritma akan menjadi wadah untuk merangkul masyarakat dan generasi muda Indonesia dalam melihat masa depan yang strategis. Serta dapat menjadi gambaran masa depan untuk Indonesia bahkan untuk dunia bagi generasi muda dalam menjadikan tempat ini untuk penelitian dan workshop bisnis teknologi.

Budiman menuturkan, ekosistem yang bernama Bukit Algoritma adalah mimpi bangsa Indonesia yang akan segera terwujud. “Bukit Algoritma mewujudkan cita-cita Bung Karno dengan memberikan dampak sosial yang positif dalam masyarakat. Hal Ini seperti yang dikatakan oleh Bung Karno pada saat pidato di Jogja tahun 1951,” tutur Budiman.

Sebagai informasi, berikut kutipan Bung Karno saat menerima Gelar Honoris Causa dari Universitas Gadjah Mada, di Yogyakarta, 19 September 1951. “Ilmu pengetahuan hanyalah berharga penuh jika dipergunakan untuk mengabdi kepada praktek hidupnya manusia atau praktek hidupnya bangsa atau praktek hidupnya dunia kemanusiaan,”.

Budiman melanjutkan, bahwa proyek Bukit Algoritma juga memberikan penghargaan atas cita-cita Bung Karno tersebut dengan membuat patung Bung Karno. Rencananya patung tersebut akan didirikan di depan Gedung Neuroscience Centre (pusat kajian ilmu tentang struktur, fungsi dan cara kerja otak). Pusat riset neuroscience ini akan jadi yang pertama di Indonesia dan kemungkinan di Asia.

Selain itu dalam waktu dekat, lanjut Budiman, sudah ada investor yang bersedia menanamkan modal di Bukit Algoritma untuk membangun IoT Park (Internet of Things Park) seluas 100 hektar, tempat di mana riset teknologi komunikasi antar internet akan dikembangkan. Taman ini diproyeksikan akan menjadi IoT Park pertama di Asia Tenggara.

Baca Juga: Tanggapi Proyek Bukit Algoritma, Ridwan Kamil Ingatkan Silicon Valley Jangan Cuma Gimmick

Sementara itu, Direktur Utama AMKA, Nikolas Agung SR selaku kontraktor pelaksana menyambut baik acara ground breaking pembangunan Bukit Algoritma.

“Kami selaku kontraktor pelaksana dipercaya oleh Kiniku Bintang Raya KSO dan menyambut baik dalam pembangunan pengembangan teknologi dan industri 4.0 di Sukabumi yang diberi Bukit Algoritma. Ada kebanggaan tersendiri bagi kami bahwa proyek ini juga merupakan impian dari Presiden pertama Indonesia Ir Soekarno sejak lama yang pernah beliau ungkapkan pada pidato di Universitas Gadjah Mada,” tambah Nikolas Agung.

Menurut Nikolas, Bukit Algoritma diproyeksikan dapat meningkatkan kualitas ekonomi berbasis teknologi 4.0, peningkatan pendidikan dan penciptaan pusat riset dan development untuk menampung ide anak bangsa terbaik demi Indonesia bangkit serta meningkatkan sektor pariwisata di Kawasan Sukabumi.

Diharapkan juga proyek ini dapat meningkatkan infrastruktur pertumbuhan tangguh berkelanjutan dan pembangunan SDM berbasis IPTEK yang merupakan salah satu alat pendukung penuh Pemerintahan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional (PEN) di masa Pandemi saat ini.

“Kami selaku kontraktor pelaksana akan memberikan best effort dan best practice, serta bergandengan tangan dengan pihak-pihak yang berkepentingan agar proyek yang dipercayakan pada AMKA ini bisa dilaksanakan dengan lancar dan tepat waktu,” tutur Nikolas Agung.

(akr)



Source link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *