loading…

JAKARTA – Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak di dunia, masjid di Indonesia tentu jumlahnya sangat banyak bahkan mungkin tak terhitung.

Baca juga: 9 Grup Idol K-Pop Terkaya, Nomor 1 Bikin Heboh Indonesia

Namun selain sebagai tempat ibadah, masjid juga dapat menjadi destinasi wisata religi bagi yang ingin mempelajari ajaran dan budaya agama Islam, atau sekedar melihat arsitektur dan bangunan masjidnya, seperti misal Taj Mahal di India atau Masjid Haghia Sophia di Turki.

Membahas mengenai bangunan masjid, beberapa masjid di Indonesia ini memiliki arsitektur yang unik yang menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung.

Apa saja dan bagaimana masjid tersebut? Dari berbagai sumber, berikut MNC Portal Indonesia rangkum deretan masjid dengan arsitektur terunik di Indonesia yang cocok buat wisata religi yang Instagramable.

1. Masjid Agung An-Nur Pekanbaru, Taj Mahal-nya Riau

Jikalau sedang berkunjung atau berwisata ke Riau, pastikan kamu berkunjung ke Masjid termegah di sini.

Terletak di Jalan Hangtuah Ujung, Sumahilang, masjid yang diresmikan kali pertama pada 19 Oktober 1968 ini memiliki arsitektur yang banyak mengadopsi gaya arsitektur Melayu, Turki, Arab, hingga India.

Tak heran masjid seluas 12 hektar ini juga disebut-sebut sebagai Taj Mahal-nya Riau karena memiliki arsitektur serta bentuk bangunan yang hampir mirip dengan masjid asal India tersebut.

2. Masjid Raya Sumatera Barat

Masih berada di Pulau Sumatera, namun sedikit bergeser ke wilayah Padang, Sumatera Barat. Adalah Masjid Raya Provinsi Sumatera Barat yang harus kamu kunjungi untuk dapat melihat bangunan masjid yang memiliki arsitektur unik.

Tidak seperti kebanyakan masjid pada umumnya, Masjid Raya Sumatera Barat tidak memiliki kubah, melainkan beratap rumah khas Minangkabau dengan eksterior atapnya berupa kain songket dan kaligrafi. Sangat unik dan memiliki corak khas Padang.

Adapun bangunan atap masjid tersebut dibuat demikian dilandasi pepatah adat masyarakat Sumatera Barat yang berasal dari kebudayaan minang yaitu ‘adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah’, yang memiliki arti adat bersendikan kepada agama dan agama bersendikan Kitabullah atau Al-Qur’an. Sebuah akulturasi budaya yang menakjubkan.



Source link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *