750 Unit Rumah Tidak Layak Huni Di Bangka Belitung Sekarang Lebih Baik
750 Unit Rumah Tidak Layak Huni Di Bangka Belitung Sekarang Lebih Baik

RumahCom – Program BSPS atau bedah rumah Kementerian PUPR terus merambah ke berbagai daerah. Di Provinsi Bangka Belitung dilaksanakan program bedah rumah untuk ratusan unit rumah yang tidak layak tujuh kabupaten-kota. Program ini melengkapi bantuan yang disalurkan wilayah ini sebanyak 10.634 unit sejak tahun 2016.

Sebanyak 10.634 unit rumah tidak layak huni milik masyarakat berpenghasilan rendah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah mendapatkan bantuan dari pemerintah yaitu Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Melalui penyaluran bantuan perumahan tersebut, selain bertujuan meningkatkan kualitas rumah agar lebih layak huni, masyarakat juga terlibat aktif dan bergotong royong dalam pelaksanaan pembangunan rumahnya.

“Melalui Program BSPS atau serng disebut program bedah rumah ini, kami ingin agar masyarakat bisa merasakan langsung bantuan perumahan dari pemerintah. Rumah yang sebelumnya tidak layak huni menjadi lebih sehat dan layak huni dan dikerjakan dengan pola batuan langsung tunai sehingga menggerakkan perekonomian di kawasan penerima bantuan,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid.

Khalawi menerangkan, Program BSPS adalah bantuan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumahnya beserta prasarana, sarana dan utilitas umumnya. Pelaksanaan Program BSPS ini untuk seluruh wilayah Indonesia.

Untuk lokasi maupun wilayah-wilayah penerima program BSPS diusulkan dari bupati-walikota maupun lembaga terkait. Setiap usulan daerah mengacu pada basis data terpadu yang dilengkapi dengan data rumah tidak layak huni (RTLH) dan jumlah kebutuhan kekurangan rumah swadaya sehingga program ini bisa saling sinergi dengan program perumahan yang lain.

Sementara itu untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memang memiliki jumlah kekurangan kebutuhan atau backlog perumahan yang cukup besar. Berdasarkan data BKKBN Provinsi Bangka Belitung, jumlah RTLH sekitar 18.954 unit sementara backlog perumahan pada tahun 2020 sebanyak 51.228 unit.

Ditjen Perumahan Kementerian PUPR sendiri sejak tahun 2016 hingga 2021 telah melaksanakan program BSPS di Bangka Belitung mencapai 10.634 unit rumah dengan capaiannya yang terus meningkat setiap tahunnya. Perinciannya, tahun 2016 sebanyak 1.210 unit, 2017 dan 2018 masing-masing sebanyak 2.000 unit, 2019 2.229 unit, dan 2020 2.445 unit.

Adapun jumlah bantuan untuk setiap unit rumah sebesar Rp20 juta. Dana sebesar ini diterima masyarakat dalam bentuk bahan bangunan senilai Rp17,5 juta dan sisanya Rp2,5 juta untuk upah tukang. Ditjen Perumahan juga menerjunkan tim pendamping masyarakat untuk mendampingi dalam pelaksanaan pembangunan secara berkelompok.

“Untuk tahun 2021 kami menargetkan Program BSPS sebanyak 750 unit rumah di Provinsi Bangka Belitung. Pelaksanaannya tersebar secara merata di tujuh kabupaten kota yakni Bangka (100 unit), Bangka Barat (100 unit), Bangka Tengah (100 unit), Bangka Selatan (100 unit), Belitung (110 unit), Belitung Timur (140 unit) dan Pangkal Pinang (100 unit),” jelas Khalawi.

Menggunakan agen properti untuk membantu proses pembelian rumah menjadi lebih lancar dan mudah, Lalu apa sih untungnya? nonton videonya berikut ini.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah



Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *