TRIBUNNEWS.COM, SERANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan masker di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten.

Setelah ditetapkan tersangka, ketiga tersangka terdiri dari dua pria dan satu perempuan ini langsung ditahan. 

Satu di antara tiga tersangka itu adalah pegawai pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinkes Provinsi Banten.

Baca juga: Gubernur Banten Sebut 20 ANS Dinkes yang Ramai-ramai Mundur Adalah Gerbong Lama

Pada pengadaan 15.000 masker senilai Rp 3,3 miliar itu, negara diduga dirugikan senilai Rp 1,680 miliar.

Dua hari setelah penetapan tersangka, sebanyak 20 pejabat Dinkes Provinsi Banten serentak mengundurkan diri dari jabatannya.

Lalu, apa tanggapan Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni?

“Saya secara pribadi sangat menyayangkan, hal ini terjadi di saat sedang adanya proses penyidikan terkait kasus korupsi yang berada di lingkungan Dinkes Provinsi Banten,” ujarnya saat dihubungi TribunBanten.com, Selasa (1/6/2021).

Menurut dia, menjadi persoalan yang tidak baik ke depan dalam tatanan reformasi birokrasi di Provinsi Banten.

Persoalan ini harus menjadi catatan yang serius bagi para pimpinan pemerintahan.

“Dalam waktu dekat, kami pimpinan DPRD Provinsi Banten akan berkoordinasi dengan Komisi V yang membidangi kesra dan kesehatan untuk menindaklanjuti hal ini dalam rangka pengawasan,” ucapnya.

Pejabat di Dinas Kesehatan Provinsi Banten kompak melayangkan surat pengunduran diri, diduga terkait adanya kasus korupsi pengadaan masker
Pejabat di Dinas Kesehatan Provinsi Banten kompak melayangkan surat pengunduran diri, diduga terkait adanya kasus korupsi pengadaan masker (istimewa/Dinkes Provinsi Banten)





Sumber Berita

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *